
(Makassar, 18 Oktober 2021) SMP Telkom Makassar kini kembali telah melaksanakan proses pembelajaran tatap muka di sekolah. Meskipun masih dilaksanakan secara terbatas, namun momen ini telah lama ditunggu-tunggu, baik oleh peserta didik maupun para orangtua sekolah. SMP Telkom Makassar terakhir kali mengadakan pembelajaran tatap muka pada Maret 2020 di saat Covid-19 menyebar di Indonesia, khususnya Kota Makassar.
Proses pembelajaran tatap muka terbatas ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar. Dalam sehari, peserta didik yang diizinkan masuk dan belajar di sekolah dibatasi hanya satu kelas. Pembagian kelas per hari yakni kelas VII, VIII, dan kelas IX. Peserta didik yang masuk dibagi menjadi dua sesi yakni sesi I dan sesi II.
Sesi I dimulai pada pukul 06:45 - 09:00 WITA, sementara sesi II dimulai pada pukul 08:00 - 10:00 WITA. Dalam setiap sesi, kelas hanya diisi sebanyak 50 persen dari total kapasitas kelas. Setiap sesi hanya dihadiri sekitar 14-16 siswa. SIsanya mengikuti pelajaran melalui daring.

Sebelum masuk ke area sekolah, peserta didik wajib mengukur suhu tubuh dan mencuci tangan. Peserta didik juga wajib mengikuti rambu--rambu protokol kesehatan yang telah disiapkan oleh tim Covid Ranger SMP Telkom Makassar seperti rambu arah masuk dan keluar dan rambu tanda silang. Peserta didik, guru dan tenaga kependidikan juga wajib dites swab antigen. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penularan virus Covid-19 di lingkungan SMP Telkom Makassar.
