Sudah kurang lebih setahun ini pandemi COVID-19 membuat sebagian besar orang harus berada di rumah. Anggota keluarga yang biasanya sibuk di luar rumah jadi berkumpul di rumah. Biasanya dalam sebuah keluarga, orangtua bekerja di kantor atau tempat lain, sedangkan anak-anak bersekolah. Dengan adanya imbauan physical distancing maupun karantina mandiri, semua anggota keluarga bekerja dan belajar di rumah. Namun bagi orangtua yang terbiasa menyerahkan urusan kegiatan belajar mengajar anak di sekolah, tak mudah mengambil alih peran guru di rumah. Bagi sebagian orangtua dan guru hal ini adalah pengalaman baru. Tentunya ada yang menyenangkan dan ada juga yang kurang mengenakkan.
Berbagai permasalahan telah dialami oleh orangtua dalam mengontrol dan menemani anaknya saat pembelajaran di rumah berlangsung. Banyak orangtua yang mengatakan bahwa pembelajaran daring merupakan tantangan berat karena orangtua harus ikut belajar dalam mendampingi anaknya melaksanakan pembelajaran, karena tidak semua orang tua berlatar belakang pendidikan tinggi, sehingga tidak semua orangtua manpu mendampingi setiap mata pelajaran yang ada. Tidak hanya itu, masalah lain yang dialami adalah adanya keluhan orangtua siswa mengenai anaknya yang sangat sulit untuk melakukan pembelajaran daring karena terlalu dekat dengan teknologi, mereka lebih mementingkan bermain game online dibandingkan dengan melakukan pembelajaran.
Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai permasalahan yang telah dialami orangtua dan peserta didik Perpustakaan Ewako SMP Telkom Makassar berinovasi dengan menghadirkan sistem pelayanan digital yang bisa diakses oleh siswa/siswi kapan saja dan di mana saja melalui
platform desktop ataupun mobile di aplikasi e-library Erlangga. Sehingga ketika peserta didik mengalami kendala dalam memahami berbagai materi dan menyelasiakan tugas pembelajaran maka peserta didik bisa mengakses berbagai buku terkait pembelajaran. Dengan adanya pelayanan digital ini diharapkan Perpustakaan Ewako SMP Telkom Makassar bisa menjadi solusi atas segala permasalahan yang telah dialami oleh siswa/siswi termasuk orangtua selama pembelajaran Pandemi Covid19 atau pembelajaran daring berlangsung.